Senin, 11 Juli 2011

jalan ALLAH menunjukkan sebuah HIKMAH dibalik keRUWETan ^_^

Ada yang aku dapat hari ini, sebuah hikmah dari “keruwetan” yang sempat aku alami.
Subhanallah.. ternyata ada hikmah di balik semua dan barutadi siang aku merasakannya, walau sebenarnya belum nampak sepenuhnya, namun insyaAllah itu yang Allah maksudkan untukku.
Cerita berawal dari tahapan awalku menyusun skripsi, mulai BAB 1.
Pengajuan sudah beres di penghujung Maret 2011, April mulai bimbingan Bab 1 bersama dua Dosen pembimbingku yang sangat terkenal dengan susah ditemui.
Yang satu, maunya di kampus saja (bagiku susah, karena posisiku kuliah sambil kerja)
Yang satunya lagi, jam terbang tinggi. Hmmm seringkali bikin janji tapi selalu batal karena beliaunya sering mendadak keluar kota dan kalau keluar kota selaaaaalu lama. (bikin aku gregetan)
Tapi, aku tetap berusaha sekuat tenaga…(welleh kayak apa aja pke sekuat tenaga, mau angkat besi kaleeeee’… :D )

April aku jalani, Alhasil di tengah bulan April lanjut sampai Bulan Juni pertengahan aku dihadapkan dengan sebuah pekerjaan yang butuh totalitas tinggi. Hmmmmh…-----à jadi penulis scenario sekaligus sutradara untuk operet anak di kotaku. WOW!!!!! Sukses bikin deadline skripsiku macet. Berusaha jalani dan tetep lanjut tanpa patah semangat dan ndak kenal lelah, tapiii apa daya.. akuhanya wanita biasa bukan super baja. Fisikku lumayan lemah L , kalau dipaksa yang ada makin ndak jalan semua… ujung-ujungnya sakit. Hiks… ogaaaaah masuk RS lagi karena kecapekan, dehidrasi,  dan yang lainnya. Hmmh… (kalau udah aktifitas di bidang yang aku suka, beginilah aku suka lupa kalau perut belum diisi bahkan minum aja jarang, ujung-ujungnya ngrepotin orang, pingsan. Hihi )

Masuk di Bulan Mei, suami DP 1 berpulang ke Rahmatullah. Innalillahi wa inna ilaihi rooji’un… aku shock mendengarnya sekaligus mikir gimana nasib bimbinganku.. :-? pasti beliau bakalan ndak masuk kerja juga lama.. huhuhu.

Alhamdulillah… Allah memberi jalan lain untukku, oleh Dosen waliku, aku diserahin ke DP 2. Betapa bahagianya aku… DP 2 susah ditemui, tapi kata teman-teman sih terkenal enak banget bimbingannya.
Wah…. Tambah semangat nie, mumpung DP 1 ndak ada. Soalnya DP 1 terkenal dengan “keruwetannya”. Bab 1 siap diserahkan ke DP 2 karena revisinya ndak banyak,(maksud hati memanfaatkan keadaan. Hehe). Hmmmm dikasih ujian lagi sama Allah. Sudah sempet vakum berbulan bulan karena kesibukan, sekarang pas lagi giat malah DP 2 keluar kota 3 minggu berturut-turut janjian selalu ndak sukses. Sudah DP 1 ndak ada malah sekarang DP 2 juga ndak bisa. Hmmh pada siapa aku bimbingan lagi…. Huhuhu. Penantian… belajar sabar…

Pas di awal Juli tepatnya di tanggal 1, aku berhasil bertemu DP 2, Huwaaaa DP 1 ada. Bimbingannya bakalan rumit lagi nie..(mulai negative thinking. Hihihi)

Ketemu deh, kami berhadapan 6 mata. Aku berhadapan dengan dua dosen sekaligus. Hmmh… ada masalah lagi, tiba-tiba DP 1 bilang Bab 1 ku kurang sistematis. (Ampun deh ibu…. Kenapa ndak bilang ketika pertama kali bimbingan???), DP 2 bilang “file yang ada di saya belum saya baca. Maaf ya..”(ampun deh ibuuuu itu kan sudah saya serahkan di awal juni.. 3 minggu yang lalu..huhu). Hmm sudah ke kampus cuma dapet itu aja dan suruh kembali esoknya hari Jumat 1 Juli 2011. Oke, sayya pulang. Tapi aku ndak langsung pulang aku menuju Masjid Agung, I’tikaf siang-siang, puyeng rasanya kok dipersulit dari awal. Minta ampun sama Allah sambil menikmati waktu Dhuha sendirian di masjid. Hmmm lumayan plong sudah nangis sepuas-puasnya sama Allah. Biyuuuuh begini ya rasanya skripsi. (Kata suamiku si Putra nan jauh di sana sih aku terlalu mendramatisir keadaan dan masih suka negative thinking. Hmm apa iya ya… jiwa sutradaraku ikut andil dalam keseharianku ternyata. Wkwkwk). Okeylah… bismillah…

1 Juli 2011, hari Jumat. Aku datang nenteng tas ransel dan siap bertemu dosen. Naik ke fakultasku yang kebetulan di lantai 3, clingak clinguk dosenku sudah datang apa belum. Ternyata belum. Aku tunggu saja di ruang konseling kampus sambil ngobrol sama mbak-mbaknya share tentang skripsi. Hihi.
Setengah jam nungguin DP 1 dan DP 2 ndak datang-datang. Hmm, negative thinking lagi deh, jangan-jangan gagal lagi.(maklum sudah terlalu sering dikecewakan sama dosen masalah pertemuan, jadi ya begini deh bawaannya. Hihi)
Kok suwe nemen?? Bisa jamuran nie… ke ruang pengajaran dan telpon DP 2 memberitahukan bahwa saya sudah di kampus dan jadi atau tidak bimbingan hari ini)
PG : Assalamu’alaykum Bu.. saya putri gadis bu..
DP 2 : Wa’alaykumussalam. Oh iya, ada apa..
PG : Bu, saya sudah di kampus. Kan kemarin kita janjian untuk lanjut bimbingan..
DP 2: Oh iya, maaf ya saya tidakbisa ke kampus sekarang karena ada kepentingan
(waaaah ngalamat nie, bakaln lama lagi, sudah kayak mau copot nie jantung)
PG : lalu bu.. kapan bisa bertemu..
DP 2 : Begini put.. saya sudah baca bab 1 kamu, menurut saya kamu sudah bisa lanjut bab 2. Silahkan deh lanjut bab 2, saya sudah oke. Tinggal DP 1 saja.
PG : (mendengar itu aku seneng), Alhamdulillah… bener bu.. terimakasih bu… wassalamu’alaykum..
DP 2 : wa’alaykumussalam..

Wuiii senengnya… sudah bisa lanjut bab 2.
Nggak ada 5 menit DP 1 datang. (super deg-deg an kalau sama DP 1)
Loh DP 2 belum datang, Put??” Tanya DP 1
“DP 2 tidak bisa datang bu, karena ada acara, tapi saya sudah menghubunginya tadi bu, kata beliaunya saya sudah bisa lanjut bab 2 file saya sudah dibaca, katanya tinggal sama ibu DP 1 saja.”
“Oh gitu..”
Alhamdulillah…. Tinggal serevisi lagi sama DP  buat lanjut bab 2 manyusul DP 2.

Nah…  hikmah yang aku ambil ya tadi itu, 11 Juli 2011.. aku tadi datang seminar teman yang DPnya sama persis sepertiku. Mungkin dia pemikirannya sama kaya akau, lanjut DP 2 ketika DP 1 ndak bisa.
Wuiii… tadi sama DP 1 dibantai abis-abisan dan minta penjelasan detail selama beliau ndak ada, alasan beliau sih tepat, beliau hanya sempat membimbing tuh anak sekali, selanjutnya ndak tau krna diserahin ke DP 2. Wah…. Sesama DP ndak klik. Aku sambil muter perjalananku kemarin ketika aku merasa sulit dan dipersulit. Subhanallah… mungkin ini yang akan Allah tunjukkan sama aku. Allah ingin beri aku kemudahan tapi caranya disulitin dulu biar aku lanjut perbabnya mudah dan dua DP klik. Alhamdulillah… makin semangat berproses apalagi aku sudah resign dari tempat kerjaku karena ingin focus skripsi. Wow!!! Benar-benar ada hikmahh dari kesulitan kemarin. Allah hadiahkan kemudahan untukku, mungkin ndak sekarang tapi nanti…. Tapi insyaAllah, itu akan terjadi.
Alhamdulillah, benar-benar membuat aku bersyukur atas kesulitan kemarin. Terimakasih Allah…
Selalu ada hikmah dibalik kesulitan yang ada. Subhanallah…. Semangat berproses untuk hasil lebih baik.
Persembahan untuk kedua orang tuaku, untuk suamiku Putra yang sudah support aku dari jauh sana, setia Long Distance Marriage selama aku selesaikan kuliah. Maaf ya sayang… makasih makasih… luv u all..
Bismillah…


Pg867

Tidak ada komentar:

Posting Komentar