Kau memang bukan lelaki yang faham agama
Kau juga tak sempurna dalam membaca Al-quran
Kau juga tak mengerti banyak tentang isi Al-quran
Kau juga bukan seorang lelaki yang setiap waktunya dihabiskan membaca Qur’an dan Hadist
Tapi bagiku, kau sempurna…
Tak hanya bagiku, bagi ibuku kau adalah menantu sholih yang diharapkan sejak awal kau bertandang ke rumahku di tahun 2008.
Kecintaan iuku padamu membuat ia setiap saat berdoa untukmu, agar kelak kau menjadi bagian hidup kami.
Alhamdulillah… do’a ibu terijabah.. Dia kirimkan kau untukku dan kini tlah menjadi suamiku (walau masih sirri, tapi aku cukup bahagia). Setidaknya aku beruntung.. bersyukur d setiap keadaan itu menjadi nikamt tersendiri.
Banyak sekali kekurangan dalam dirimu…. Jika dijelaskan satu persatu dan dikupas secara detail tak akan mungkin ada habisnya, begitu pula dengan diriku. Sesungguhnya kesempuranaan itu hanya milik Allah..
Lalu, mengapa aku mengatakan kau sempurna bagiku…
Karena dengan banyak kekuranganmu, kau tak menyerah untuk belajar dan terus belajar dari berbagai media.
Dan bagiku… dengan niat ingin belajar dan terus belajar itu sudah cukup. Karena itu menunjukkan dirimu yang tak mudah menyerah dan selalu haus akan ilmu..
Kau sempurna di mataku….
Pg867
Tidak ada komentar:
Posting Komentar